Powered By Blogger

Selasa, 15 Maret 2011

DAMPAK FAKTOR LINGKUNGAN EKONOMI, DEMOGRAFI, POLITIK, HUKUM, SOSIAL DAN ALAM TERHADAP EKSISTENSI BISNIS

Perkembangan masyarakat sangat ditentukan oleh pengaruh lingkungan. Setiap perubahan lingkungan akan sangat mempengaruhi kondisi dan aktivitas bisnis suatu perusahaan. Lingkungan eksternal perusahaan baik mikro maupun makro akan sangat mempangaruhi terhadap eksistensi bisnis yang di jalani oleh suatu perusahaan, untuk itu suatu perusahaan harus mempersiapkan diri dalam menghadapi kondisi perubahan lingkungan eksternal perusahaan tersebut.

Lingkungan eksternal terdapat dua macam, yaitu ada lingkungan mikro dan lingkungan makro.

Lingkuanngan mikro adalah lingkungan yang secara langsung dapat mempengaruhi kegiatan bisnis atau sering disebut juga dengan lingkungan industri, antara lain: Pesaing (competitor), pemasok (suplier), pembeli (customer), barang pengganti (subtitusi) dan intensitas antar persaingan akan mempengaruhi suatu perusahaan dan langkah serta tanggapan bersaing.

Lingkungan makro adalah kekuatan yang secara langsung tidak mempengaruhi organisasi bisnis (dalam hal ini kegiatan produksi), namun lingkungan makro menciptakan iklim dalam dunia bisnis, dimana perusahaan jarang sekali memiliki kekuatan untuk memberikan pengaruh balik terhadap lingkungan makro. Seperti faktor ekonomi, hal ini sangat mempengaruhi eksistensi dan tingkat pendapatan suatu bisnis perusahaan, jika dalam suatu situasi perekonomian negara yang rendah atau dalam kata lain negara tersebut sedang mengalami resesi maka secara otomatis daya beli masyarakatpun akan menurun, dan dampak yang akan ditimbulkan dari hal tersebut dapat mengakibatkan perusahaan mengalami kerugian dan bahkan lebih buruknya lagi perusahaan itu akan gulung tikar. Sama halnya dengan dampak politik, dalam suatu bisnis tentunya sangat dipengaruhi oleh unsur-unsur politik. Contoh, seperti maraknya perdagangan kaos partai pada musim pemilu kemarin, hal itu sangat menguntungkan bagi para pengusaha cetak sablon, namun berbanding terbalik dengan kasus politik yang terjadi di nagara-negara timur tengah seperti, Mesir, Libya dan yang lainnya, yang hal tersebut dapat merugikan bahkan dapat melumpuhkan kegiatan bisnis baik itu di negaranya sendiri yang sedang mengalami konflik tersebut maupun bagi negara lain yang tidak sedang konflik. Seperti yang berdampak pada negara Indonesia yang sekarang sedang mengalami krisis BBM di karenakan kurangnya suplai bahan bakar minyak mentah dari negara-negara yang sedang dilanda konflik tersebut.

Gambaran di atas menunjukan pengaruh lingkungan alamiah terhadap perkembagan bisnis dalam masyarakat. Faktor-faktor lain yang akan berpengaruh dan menimbulkan kesempatan atau potensi bisnis serta pergeseran-pergeseran terhadap potensi bisnis yang lainnya seperti, faktor alam, teknologi sosial budaya dan lain sebaginya, akan dijelaskan secara lebih lengkap pada uraian selanjutnya.

1. Dampak Faktor Ekonomi terhadap Eksistensi Bisnis

Variabel utama yang harus diperhatikan dalam menerapkan kegiatan bisnis yaitu dengan melihat situasi ekonomi yang terjadi baik itu di Negara kita sendiri dimana perusahaan itu didirikan maupun di negara-negara lain pada saat itu. kondisi perekonomian di suatu negara sangat berpengaruh sekali terhadap kegiatan bisnis yang akan dilakukan. Kondisi ekonomi bisa dilihat dari dua sisi yaitu dari sisi makro seperti perekonomian negara dan dari sisi mikro yaitu perekonomian masyarakat. Untuk perekonomian negara sangat berpengaruh terhadap eksistensi bisnis, jika ekonomi di suatu negara dalam kondisi maju (prospority) maka kegiatan bisnis juga akan semakin mudah untuk di kembangkan. Negara yang di katakan ekonominya maju salah satunya adalah apabila negara tersebut memilik cadangan devisa yang cukup sehingga dapat memperlancar kegiatan ekspor maupun impor barang. Kemudian negara dikatakan ekonominya maju apabila tingkat pengangguranya rendah, hal itu sangat mempengaruhi pada pendapatan masyarakat sehingga daya beli masyarakat meningkat dan dapat memperlancar kegiatan bisnis. Untuk menghasilkan kondisi perekonomian negara yang stabil maka pemerintah harus melakukan tindakan-tindakan termasuk dalam dunia perbankkan seperti menstabilkan jumlah uang yang beredar pada masyarakat agar tidak terjadi inflasi, karena pengaruh terbesar pada dunia bisnis adalah pengaruh inflasi yang dapat membuat harga-harga barang mengalami kenaikan yang sangat signifikan secara terus menerus, misalnya pada harga bahan baku perusaahaan, sehingga akan mengakibatkan perusahaan industri akan mengurangi produktifitas barangnya dan menjadikan jumlah permintaan dari konsumen akan semakin turun, hal itu dapat mengakibatkan perusahaan akan mengurangi jumlah tenaga kerjanya dan akhirnya pengagguran jumlahnya akan semakin bertambah dan juga berpengaruh bagi usaha-usaha kecil yang tidak mampu menghadapi kondisi tersebut.

2. Dampak Faktor Demograsi terhadap Eksistensi Bisnis

Dampak lingkungan eksternal yang lain adalah pengaruh demografi, hal ini juga sangat mempengaruhi kegiatan dan eksistensi bisnis suatu perusahaan, karena dalam bisnis harus melihat dari segala aspek seperti:

- Pertumbuhan populasi di seluruh dunia.

Contoh di negara Cina, pembatasan jumlah anak, yaitu satu keluarga cukup dengan satu anak, sehingga perhatian keluarga akan memusat hanya kepada anak yang tunggal tersebut, akibatnya anak akan semakin di perhatikan, hal itu sangat diuntungkan bagi pelaku bisnis khususnya pada bisnis mainan.

Contoh di negara Indonesia yaitu dengan adanya program Keluarga Berencana (KB), yaitu keluarga berencana yang bermaksud untuk mengurangi beban perekonomian dalam sebuah keluarga, sehingga kebanyakan keluarga menghabiskan dananya untuk kegiatan konsumtif.

- sektor usia, tiap usia akan menjadi peluang untuk menjadi pasar sasaran. Contoh seperti pertumbuhan penduduk usia muda, maka untuk melakukan usaha bisnis harus yang tepat menyesuaikan dengan penduduknya.

- Pasar etnis artinya masing-masing kelompok memiliki keinginan dan kebiasaan pembelian tertentu.

Contoh, orang Jawa lebih suka makanan, maka untuk bisnis yang tepat adalah bisnis kuliner.

- Pendidikan, dilihat dari pendidikan daerah tersebut tinggi atau rendah, jika tinggi akan mempengaruhi para pebisnis peralatan-peralatan pendidikan Contoh, konsumsi buku, majalah dan lain –lainnya.

- Pola Rumah tangga, bujangan, duda atau janda, orang tua tunggal, pasangan tanpa anak, hidup bersama tanpa nikah, homo seksual, orang tua dengan anak mandiri.

Contoh, Bujangan, akan membutuhkan apartemen kecil yang dapat menunjang untuk membeli perabotan-perabotan buat keperlauan diri mereka sendiri.

- Pergeseran geografis dalam populasi.

Contoh, urbanisasi ke kota maka akan memicu untuk memenuhi kebutuhan perumahan.

3. Dampak Faktor Politik terhadap Eksistensi Bisnis

Politik merupakan salah satu dari sekian banyak faktor eksternal yang juga sangat mempengaruhi eksistensi bisnis karena dalam hal ini berkaitan dengan regulasi-regulasi baik yang dibuat oleh negara dimana baik itu negara yang bersangkutan mupun negara-negara lain yang menjadi pasar bagi perusahaan, contohnya, dalam kebijakan pemerintah dalam penekanan tarif pajak dan penarikan subsidi sangat berpengaruh sekali kepada para pelaku bisnis, karena hal tersebut secara tidak langsung akan mempengaruhi haraga-harga barang naik yang bisa menyulitkan para pelaku bisnis dalam mencukupi bahan bakunya dan akhirnya akan menaikan harga produksinya juga, namun cara tersebut tidak membuat barang produksi menjadi laku, malah sebaliknya para konsumen akan enggan untuk membeli barang-barang tersebut sehingga akan mengakibatkan barang-barang produksi kurang akan permintaan dan akhirnya akan mengakibatkan kebangkrutan. Salah satu dari pengaruh politik terhadap eksistensi bisnis salah satunya yaitu, hubungan atau pergaulan internasional yang dijalankan oleh suatu negara. Pada zaman modern ini sangat mendukung bagi negara–negara maju untuk mengikuti perkembangan zaman ini, namun bagaimana untuk negara-neegara yang sedang berkembang seperti negara Indonesia ini, untuk itu pemerintah mengeluarkan kebijakan atau tindakan untuk melakukan hubungan atau pergaulan internasional dengan negara lain dengan salah satu tujuannya adalah untuk kegiatan bisnis.negara dapat melakukan ekspor impor barang karena adanya pergaulan international secara otomatis sangat membantu sekali dalam kegiatan bisnis.

4. Dampak Faktor Politik Atau Hukum yang Mempengaruh Eksistensi Bisnis

Setiap Negara tentunya sangat berperan dalam pengaturan perekonomian dalam negaranya , salah satunya yaitu dengan menerapkan hukum – hukum yang telah di buatnya, missalnya hukum yang mengatur tentang kegiatan bisnis, di antaranya yaitu :

1. Penerapan UU yang mengatur bisnis, tujuanya yaitu :

- Melindungi perusahaan dari persaingan yang tidak sehat.

- Melindungi konsumen dari praktek bisnis yang tidak sehat.

- Melindungi kepentingan masyarakat dari perilaku bisnis yang tidak terkendali ,

Contoh, pembebanan biaya sosial

2. Penerapan pembatasan pemasar

Contoh, gerakan anti rokrok , hal itu dapat mengurangi pangsa pasar bagi perusahaan rokok.

5. Dampak Faktor Sosial terhadap Eksistensi Bisnis

Masyarakat tumbuh dan berkembang, misalnya adanya perkembangan pendidikan membuat masyarakat menjadi lebih pinter dan ingin lebih pinter lagi sehingga semua orang mendambakan menjadi pemuda yang professional atau yang sering dikenal sebagai “YUPPIES” singkatan dari Young Urban and Professionals. Mereka ini ditandai oleh usia yang relatif muda, berpakaian rapi, sopan dan berdasi yang merupakan symbol dari profesionalisme mereka. Keadaan tersebut menimbulkan potensi bisnis yang tumbuh subur pula di tanah air kita pada saat ini yaitu bisnis pendidikan tinggi yang bersifat professional seperti program-progam MBA dan sejenisnya. Perkembangan yang lain dalam masyarakat kita adalah tumbuhnya aliran “Kawula Muda” atau “Remaja Masa Kini” yang ditandai dengan usia muda atau remaja, dengan semangat yang serba muda, agresif, aktif, kerja keras namun terlihat agak kasar yang ditunjukan dalam simbol pakaian “Jean” baik dalam bentuk jaket, baju dan terutama celana jean. Misalnya keadaan yang lain berupa perkembangan “Wanita Karier” di mana saaat ini semakin banyak wanita yang menginginkan tidak hanya sebagai ibu rumah tangga, akan tetapi mereka juga menghendaki bekerja di luar rumah tangga untuk berpartisipasi dalam dunia bisnis, baik swasta maupun pemerintah, baik yang bermotif laba maupun dengan motif nir laba. Keadaan ini menimbulkan bermacam-macam potensi bisnis baru yang berupa catering, Tempat Penitipan Anak (TPA), play group serta alat-alat dapur yang semakin hari semakin canggih dan sebagainya.

6. Dampak Faktor Alam terhadap Eksistensi Bisnis

Faktor lingkungan alam sangat berpengaruh terhadap kesempatan bisnis beserta perkembangannya. Suata Negara yang kaya akan lahan pedrtanian yang subur, seperti Indonesia akan cenderung untuk mengembangkan pertaniannya, sedangkan suatu Negara yang hanya memiliki lahan yang sempit. Seperti Singapura, maka mereka tentu saja mengandalkan pada sector perdagangan serta jasa. Indonesia yang kaya akan bahan tambang serta kekayaan lautnya maka logis kalau mengembangkan industry kemaritiman, seperti ikan, rumput laut, mutiara, dan sebagainya.